Archive

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Memilih Charger untuk gadget kesayangan.

August 19, 2014 Leave a comment

Charger merupakan kelengkapan yang jamak ditemui pada paket penjualan barang elektronik yang mengandalkan rechargeable Li-ion/Ni-MH Battery..  sayangnya charger tidak termasuk item yang digaransi bila terjadi kerusakan, padahal peranannya cukup vital bagi gadget/perangkat, dan dalam beberapa kasus yang cukup ekstrim, salah memilih charger dapat mengancam keselamatan penggunanya.

Membeli charger tidak semudah hanya dengan mencocokkan port/ lubang colokan dan voltase, karena apabila spesifikasi tidak sesuai, maka dampaknya bisa merusak gadget yang kita miliki.. memilih charger yang tepat cukup simple, ada dua faktor yang harus diperhatikan yaitu :

1. Output..
    Output biasanya ditulis dengan Voltase dan daya pengisian, pilih charger dengan rate voltase yang sama dan arus/daya pengisian paling tidak sama dengan spesifikasi charger aslinya (lebih boleh, tapi jangan sampai kurang), terutama bila terpaksa menggunakan charger abal2, cari yang arus/daya pengisian lebih tinggi dari spesifikasi charger original.
Mengapa daya/arus pengisian penting? karena setiap perangkat memiliki kebutuhan arus/daya yang berbeda agar dapat mengisi.

2. Kualitas
  Tidak bisa dipungkiri, dipasaran banyak charger palsu dan aspal, hal tersebut memerlukan ketelitian saat memutuskan untuk membeli, direkomendasikan menggunakan charger asli, atau setidaknya vendor oem, seperti Huntkey, Delta, Fsp dll… karena power supply/adapter dari vendor tersebut memiliki standar mutu yang cukup baik. lalu bagaimana dengan abal2? saya beberapa kali menemukan produk yang memiliki output yang tidak sesuai dengan yang tertulis (dengan multi tester), dan kebanyak produk tersebut menggunakan komponen murahan yang artinya, listrik yang dihasilkan kurang baik,.. dan dapat merusak komponen gadget.

barang2 murahan juga pada dasarnya diproduksi tanpa melalui sertifikasi dan quality control yang baik.. akibatnya selain kerusakan perangkat, charger palsu yang tidak memiliki/lulus sertifikat safety standard dapat membahayakan penggunanya, karena apabila material yang digunakan tidak sanggup menangani arus yang melewati, dapat menimbulkan percikan api…

Saya akui saya pun masih menggunakan charger abal2 untuk perangkat non digital yg sensitif &  eksperimen namun dengan pengawasan dalam penggunaan, untuk gadget, saya selalu menggunakan yang original,  apabila tidak/kurang paham dengan kelistrikan, saran saya sebaiknya gunakan yang original/ berkualitas.

Semoga bermanfaat, lindungi gadget dan diri anda, say no to charger abal2…

Advertisements

Opini tentang monitor 4K (Ultra HD)

January 8, 2014 Leave a comment

Display dengan resolusi 4K ; UltraHD ( 3840 × 2160 piksel) kedengarannya memang luar biasa, resolusi 4 kali layar full HD dengan kerapatan piksel (pixel density) yang pastinya MAKNYUSS , bahkan pada layar ukuran 60inch sekalipun… layar ini mungkin sudah beberapa bulan yang lalu diperkenalkan di media, dan sudah ada vendor yang menawarkannya dengan harga dibawah us$1500, pertanyaannya sekarang, apakah layak dimiliki?
jawabannya bisa ya, bisa juga tidak
1. ya, bila anda menatap layar dengan jarak kurang dari 1 meter hanya untuk menikmati dan mengagumi kerapatan pikselnya..
2. Tidak, bila anda sayang duit dan tidak mengutamakan gambar yang superrrr tajam..

Bagaimana dengan performa real tv saat ini?
pertama-tama perlu diketahui menonton TV 50 inch dari jarak 2 meter kurang lebih sama seperti menonton dengan layar  22 inch dari jarak 2 jengkal, it’s about distance (jarak)…. dan pada jarak tertentu (tergantung ukuran layar), mata manusia normal tidak lagi bisa membedakan resolusi antar monitor.

Sebagai gambaran, televisi/monitor dipasaran saat ini sebagaian besar terdiri atas 2 tipe resolusi native, yaitu HD ready (1366×768) dan FullHD (1920×1080), kedua resolusi ini sangat sulit di bedakan pada Tv32 inch dengan jarak menonton >2 meter, artinya dengan resolusi HDready pun sebenarnya gambar masih terbilang tajam untuk ukuran manusia normal… FULL HD? Superb broh… HD ready mungkin akan mulai terlihat pikselnya pada TV ukuran 40 inch keatas, tapiiiiii…. kebanyakan TV LED sekarang sudah Full HD untuk ukuran diatas 40 inch, kecuali untuk panel tipe plasma….

berdasarkan pengalaman,, walau dengan ukuran layar 50 inch, resolusi full HD masih terasa sangat tajam, terutama untuk penggunaan sebagai monitor, dan cenderung membuat mata sakit karena hurufnya kecil2, meski hal tersebut bisa diakali dengan meningkatkan text size (DPI), tapi hal tersebut akan merepotkan ketika men-switch ke monitor yang lebih kecil, karena (setahu saya) pada windows belum ada auto setting untuk ukuran huruf berdasarkan resolusi. (mohon maaf untuk pengguna OS lainnya, saya emang melek di windows only 😛 )

Faktor lainnya, kebanyakan Film HD sekarang masih di resolusi 1080 & 720.  4k? dimasa datang pastinya akan ada, tapi  jujur saja, dengan resolusi 720p saja, mata saya sudah cukup puas.
Kesimpulannya?
1. Untuk sekarang, Harga masih terbilang mahal
2. Secara Performa kemungkinan tidak berbeda jauh dengan Monitor Full HD, dengan asumsi anda menonton dari jarak beberapa meter dan mata anda bukan mata elang 😛
3. Resolusi 4K mungkin memberi perbedaan yang sangat jelas pada TV dengan ukutan diatas 60 inch (saat ini)
4. Resolusi 4K terbilang berlebihan untuk aplikasi TV & monitor, sepertinya lebih cocok untuk menggantikan multi display menjadi 1 layar besar (>60 inch).
5. Untuk Jangka panjang, resolusi Full HD masih cukup.

Cara ampuh mengurangi angka pemBAJAKAN

March 12, 2013 4 comments
Image

Sumber gambar : tbreak.com

Masalah pembajakan merupakan polemik dalam industri game, perang antara developer console+game  dan hackers sepertinya menjadi perseteruan “kucing2an” abadi yg tidak akan pernah berhenti. karya hackers pun akan selalu muncul dan dinanti selama kurangnya kesadaran untuk membeli produk asli (legit software). Aturan dan Hukuman sudah dibuat untuk memerangi pembajakan, namun sepertinya masih jauh dari kata efektif, terlebih lagi dengan keberadaan program sharing peer to peer seperti Torrent ,pembajakan akan semakin sulit diberantas.

So, mungkinkah pembajakan bisa dihilangkan ditekan ? tentu, namun sebelumnya mari kita analisa dulu mengapa pembajakan sangat liar terutama di negara berkembang , dari sudut pandang ngawur ala saya , analisanya demikian :

pendapatan rata2 keluarga di amrik sekitar 43ribu dollar setahun atau USD3583,3 , hitungan sebulan (kotor) nett sekitar usd 3200 (RP. 30.720.000,- kurs 9600/usd), jika harga game ori sekitar USD 35, maka perbandingan satu lisensi game dengan pemasukan perbulan 3200/35= 91,42   (1/91,42 dari gaji perbulan).. bila di konversi ke rata2 gaji bulanan orang indo (asumsi 7jt sebulan) maka hitungan rasional = 7.000.000/91.42 = 76569 (dibulatkan jadi kisaran 80rb).. dengan patokan harga lebih mahal dari harga di luar negeri.. jelas terasa mahal untuk rata2 kantong orang Indo… jangan heran bila bajakan meraja lela…andai developer game bisa mengambil kebijakan khusus untuk pricing point buat negara berkembang… niscaya game original pasti laku keras..

Ide ini sebenarnya sudah lama dihembuskan, yang pernah saya dengar dari industri musik dalam negeri dimana , menjual musik dengan harga beda tipis dengan harga bajakan akan  (setidaknya) mengurangi angka pembajakan secara signifikan . Hal tersebut -pun bisa di aplikasikan ke industri game.

Harga murah = keuntungan kecil ??

Melihat jumlah penduduk kita yang lumayan banyak, dan jumlah gamer yang tidak bisa dibilang sedikit, ada potensi keuntungan besar untuk developer andai saja mereka berani mengambil kebijakan untuk memberlakukan pricing point khusus untuk negara berkembang , sesuai dengan pameo “sedikit sedikit lama-lama menjadi bukit”. ini sebuah kesempatan ,dalam arti lain = TAKE IT OR LEAVE IT.. kalau tidak mau take kesempatan mendapatkan profit, maka pembajak yang akan TAKE…

teknologi anti bajakan & rules = buang2 waktu dan tenaga , karena akan selalu ada cara untuk mengakalinya. melakukan tuntutan hukum seperti yang dilakukan sony terhadap George Hotz sebenarnya hal yang sama seperti di atas = buang2 waktu dan tenaga, Haker itu ibarat mati satu tumbuh seribu.

menanamkan kesadaran anti bajakan?

Ini hal yang benar2 lucu dan terdengar naif, banyak gamers2 di forum yang berinisiatif menanamkan kesadaran tapi tidak melihat realita. mungkin saja mereka mampu,tapi back at reality, gaming itu muahall.,mau melarang bermain karena tidak mampu? gaming itu universal, semua kalangan ingin juga merasakan dan tidak akan ada yang benar2 bisa menghalangi hasrat seseorang bermain game terlepas dari cara mereka , ilegal atau tidak.

mencuri?? apa bedanya dengan para kapitalis? mereka pun hidup dan menjadi besar dari “mencuri”. tanpa bermaksud mencari cari pembenaran, namun kenyataannya demikian. uang yang kita dapatkan dengan bekerja keras habis begitu saja karena (korporasi) setiap harinya mencekoki kita dengan rayuan2 manis oleh produk2 yang menguras isi kantong kita.. contoh nyata? Biaya produksi iphone 5 sekitar 1,5jt (sumber : GeekNizer ) dan dijual diatas 10jt!!, ini perampokan halus ala korporasi. why : ELEKTRONIK ITU SAMPAH (masa depan) saudara-saudara, nilai ekomisnya tidak akan pernah Naik. (sebagian kecil bisa naik dalam kasus tertentu). dan banyak dari kita dengan tidak sadar telah dirampok dengan menghabiskan uang hasil kerja keras (bahkan ada yang kredit hingga 1 tahun untuk gadget?!) untuk barang2 yang sebenarnya tidak kita butuhkan demi memenuhi hasrat konsumerisme kita.

ada teman yang bertanya, bagaimana bila barang anda dicuri oleh orang lain? konteksnya berbeda, penggunaan kata mencuri dan membajak memang agak rancu. Dengan menggunakan BBM bersubsidi saja kita sudah mencuri hak kalangan tidak mampu bila ditinjau dari perspektif aturan.

Saya membenarkan pelanggaran hukum? itu terserah bagaimana masbro memaknai tulisan saya, dan dari mana sudut pandang masbro melihat persoalan ini, karena kita semua tahu, Hukum itu yang ciptakan manusia juga, soal pelanggaran HAKI, tidak perlu melihat ini terlalu serius, karena warisan budaya yang telah diciptakan leluhur kita-pun bisa dipatenkan oleh negara lain atas nama  hukum. jadi bagaimana harusnya bersikap? itu kembali ke kesadaran diri kita masing2, sama seperti pengandaian mengenai BBM di atas, menggunakan BBM non subsidi atau tidak, tidak ada aturan yang benar2 bisa menghalangi orang mampu untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi,itu kembali pada kesadaran masing-masing, saya hanya memberikan pandangan, bagi saya pribadi, HAKI itu hanya sebuah istilah yang digunakan manusia-manusia egois dan tamak agar bisa menjadi lebih dan lebih kaya..

Back to topic, Penerapan pricing point khusus ini hanya sebagai win-win solution alias sama-sama enak… dan mungkin bisa dipertimbangkan bagi yang ingin menjadi developer. Terus terang saya masih banyak menggunakan produk2 cap “Pak Tani”, dan menyadari hal tersebut secara hukum= SALAH, namun dalam hati kecil, saya sangat ingin menggunakan produk legal. apa daya dalam hidup yang keras ini, banyak yang menempati prioritas tertinggi dan harus didahulukan.. ;D. Sekian.

Indonesian Subtitle ToyStory 3 3D

September 10, 2011 Leave a comment

Well, sempat bosan dengan liburan, coba2 download Film, Kebetulan nemu Film lama Toy story3 di website baru cinema3satu. setelah mendownload,  antara subtitle dan video ternyata tidak sinkron, langkah awal saya coba dengan setting delay (maju mundur timing), ternyata ada selisih kecepatan streaming video dengan timing subtitle dan akhirnya lambat laun menjadi tidak sinron seiring video berjalan.. dengan subtitle yang ada saya coba untuk me resync kembali dengan menggunakan fitur Resync pada MPC (media player classic), dan setelah 3 jam (maklum, baru pertama kali mencoba) akhirnya  proses resync selesai juga.

Bagi yang ingin mengetahui cara resync subtitle, silahkan googling, karena sudah banyak yang memaparkan di internet, dan ingat satu hal, selalu hargai upaya orang lain dengan tidak mengedit identitas pembuat subtitle,  bagi yang membutuhkan silahkan download di sini

Bila berkenan, silahkan tinggalkan komentar..  Thanks  😉

WD vs Seagate ?? (Pilah-pilih HARDISK)

April 12, 2011 29 comments

“Versus” pada judul diatas sering menjadi topik hangat dalam banyak forum, saya juga sempat membaca sana-sini tentang opini para anggota forum dan tulisan2 maupun review di internet dan hasilnya mengarah ke kesimpulan tertentu yang cenderung lebih menomorsatukan merk tertentu.

Perlu disadari bahwa Hardisk merupakan tempat penyimpanan data utama, dimana reliability atawa kehandalan sangat penting demi menjaga keamanan data. banding-membandingkan antar brand pun menjadi topik yang selalu diangkat demi memilih mana dari beberapa kontestan yang terbaik.

ada banyak sekali Merek yang beredar dipasaran, namun untuk saat ini, seperti hal-nya Nvidia&AMD (Ati) dalam hal Gpu, WD dan Seagate seringkali jadi “korban” perbandingan yang dibahas dalam topik2 yang beredar di internet.

Pada tulisan ini saya tidak melakukan pengetesan, dikarenakan tidak memiliki lab-test layaknya media, namun sebagai pehobi colak colek komputer, mungkin sedikit pengalaman saya bisa membantu teman2 dalam memilih hardisk, namun mohon dimaklumi bila saya terkesan “Sotoy”,,ini hanya beradasarkan pengalaman pribadi saja. berikut pernyataan yang sering saya temui…

WD lebih baik dari Seagate??

Mayoritas dari cpu-holic memang lebih menyukai WD, banyak testimonial yang menyatakan WD memiliki performa yang handal dan kinerja yang cepat dan harga yang murah. saya pun mengakui merk WD lumayan mumpuni, namun kinerja HDD itu sendiri sangat dipengaruhi spek yang dimiliki. HDD dengan Cache lebih besar tentu saja memberi kinerja lebih baik, meski dalam beberapa kasus, tidak mutlak seperti itu, karena banyak faktor lain yang mempengaruhi, misalnya kecepatan putaran HDD, firmware,Jenis HDD dan teknologi yang digunakan. oleh karena itu bila menginginkan performa, mungkin akan lebih baik melihat dari spesifikasi yang tertulis ataupun benchmark oleh media daripada hanya sekedar melihat merk, suatu merk tidak akan bisa bertahan di pasaran bila memang ternyata TERBUKTI kurang baik.

WD Lebih awet dari Seagate??

Banyak dari anggota forum yang mengungkapkan hal ini, namun sejujurnya, dari pengalaman saya sendiri, Seagate pun tidak kalah awetnya, baik buatan thailand, China dan Singapore, Belum ada satu pun HDD seagate yang saya pakai mengalami kerusakan ataupun badsector. kerusakan HDD itu sendiri bisa dipengaruhi oleh komponen lain, terutama pada sektor kelistrikan. kalaupun banyak kasus kerusakan yang terjadi pada merek tertentu dalam suatu wilayah/area, perhatikan market share dari produk tersebut. Bila 80 persen menggunakan merek A dan sisanya menggunakan produk B,C,dan D, tentu saja jumlah kerusakan produk A akan lebih banyak. sekarang tebak, HDD apa yang paling banyak dipakai?? cari tahu sendiri ya..hehehe

Seagate lebih panas dari WD??

Lagi2 kebalikan dengan apa yang saya alami. sebagai catatan, komputer yang saya pakai kerja menggunakan 2 buah WD 32ogb dan komputer pribadi menggunakan Seagate 1 Tb& Seagate 500Gb (umurnya juga kurang lebih sama) . iseng2 saya menyentuh bagian atas HDD dengan telapak tangan dan saya bingung, WD jauh lebih panas Dari Seagate, padahal CPU baru saja dinyalakan (sekitar 3 jam) dan Seagate sudah running selama 2 Hari (torrent=ON). kenapa bisa begitu?? IMO, meskipun sama2 berputar, namun belum tentu aktivitas keduanya sama. HDD lebih panas juga bukan berarti kurang baik,saya pernah membaca, namun lupa dari media apa, sebuah penelitian menunjukkan hasil dimana hdd yang bekerja pada suhu normal (hangat) malah lebih awet daripada yang bekerja pada suhu lebih rendah dengan menggunakan pendingin tambahan.

Jadi gimana? jawabannya adalah kedua merek sama baiknya, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan. faktor keawetan dan keamanan data kembali ke cara kita memperlakukan komponen, jam kerja yang tinggi juga akan cepat mengurangi umur pakai, so, keawetan HDD yang On 24 jam dan yang cuma nyala 3 jam per hari jelas berbeda. faktor hardware juga mempengaruhi,HDD pada CPU yang menggunakan PSU abal2 dan yang berkualitas baik jelas akan berbeda dalam hal keawetan dan umur pakai. Opini bisa saja berbeda2, namun kualitas suatu produk akan menentukan eksistensi produsennya, contohnya saja produk M*xtor yang sudah tidak eksis lagi dan diambil alih Seagate karena telah “gagal” memberi produk yang baik. jangan terkecoh tanpa data dan fakta, gunakan logika…kalau mau aman tanpa repot, cari tahu saja mana yang paling banyak digunakan, data bisa hunting di google..bila terjadi kerusakan, berarti anda kurang beruntung…karena umur suatu produk tidak dapat diprediksi secara akurat..

 

Categories: Uncategorized

New Year, New Blog

January 4, 2011 Leave a comment

Oke, ini pertama kali ngetik dalam blog, rasanya emang aneh dan tidak biasa, jadi siapapun yang komment, sangat terbuka untuk caci-maki.
Soal tujuan dan latar belakang, agak naif rasanya kalau hanya sekedar eksis sebagai blogger, menyampaikan isi hati dan unek-unek serta hal2 yang tidak penting, mungkin bisa jadi alasan yang tepat.
Another reason?, Facebook mungkin bukan tempat yang nyaman lagi untuk menulis, selalu saja dipenuhi dengan komentar-komentar miring dan terjadi salah tangkap tentang maksud dan tujuan.
Sudah lama mengamati tentang dunia Blogging, namun baru kali ini terwujud untuk membuat akun, Semoga saja kontent akan terus original kedepannya.

Categories: Uncategorized Tags:

Hello world!

January 4, 2011 1 comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories: Uncategorized