Archive

Archive for the ‘Personal’ Category

ngecek blog…

April 21, 2016 Leave a comment

Gak terasa blog ini udah setahun lebih saya tinggalkan, terakhir ngepost setahun yang lalu.. wkkwwkwk…  mohon maaf bagi pembaca yang reply-nya saya belum sempat balas.. dikarenakan kesibukan saya sehari2 mengurus bisnis dan keluarga, blog ini sebenarnya hanya sekedar mendokumentasikan pengalaman dan berbagi kepada orang2 yang mungkin membutuhkan informasi diluar sana, bukan sebagai sarana konsultasi, karena saya merasa kurang berkompeten di bidang tersebut. bila memerlukan bantuan, saya rekomendasikan untuk bergabung di grup FB “Jagat Konsultasi dan pembahasan Komputer” monggo di search

Sekali lagi mohon maaf.. terima kasih.

Categories: Personal

Kegiatan sekarang (bonus tips)

February 21, 2015 Leave a comment

Blog ini sempat mati suri beberapa bulan.. mental sempat drop, karena berbagai masalah (cie ilee), akhirnya muncul lagi menuangkan tulisan di blog techno gaje…hahahaha. buat teman2 yang gak sengaja nemu blog-ku dan kepo instinct nya “kicks in” , here my answer for your unasked question.. LOL
Q : Apa kegiatan sekarang?
A : Lagi cari duit pastinya,, di kios kecil depan rumah
Q : kok gak kerja ?
A : Males…
Q : dapat berapa sebulan?
A : Lumayan lah, jumlahnya variatif, cukup buat kebutuhan seorang bujang yang masih numpang di rumah ortu..wkwkwk
Q : ngapain bikin postingan beginian? gak penting banget..
A : ini blog beta, ya suka..suka beta.. kwwkwkwk..
Q : Blognya kok ndak jelas?
A : yah namanya juga blog iseng2, anggap aja TPA buat semua hal2 yang numpuk dikepala..
Q : ndak ada rencana mau cari kerja ?
A : Tunggu ada cocok di hati dan lebih profitable dari yang sekarang (secara tangible & intangible),
Q : kok nunggu? kejar bola dong
A : saya gak terlalu niat ke arah sana, lebih nyaman jadi bos,.. yang marahin cuma pelanggan. kalau jadi karyawan, yang        marahin kiri, kanan, atas bawah, depan, belakang..hahaha, intinya saya gak suka dimarah-marahin, apalagi bukan saya yang salah.
Q : kapan kawin?
A : krik…krik…krikk.. (suara jangkrik)

Ahhh sudahlah.. langsung aja ke TIPS = bagaimana caranya supaya duit selalu cukup :

  1. Do it your self (Lakukan sendiri )
    Belajar untuk melakukan banyak hal untuk mengurangi budget tuk membayar  jasa orang lain :
    contoh : masak masak sendiri.. cuci baju sendiri.. (jadi nyanyi dagh).. yup jadi ga ke resto atau laundry
  2. Investasi alat/perkakas
    Untuk bisa melakukan sesuatu, kadang diperlukan alat.. bongkar elektronik butuh obeng, prytool dll.. so, ga ada ruginya kalau kita mengalokasikan anggaran untuk belanja perkakas, cepat atau lambat pasti kepake.
    contoh simple : ngecor walk way adalah pekerjaan yang mudah, ketimbang bayar tukang (100-200 ribu sehari) mendingan beli alatnya, ngecornya anggap aja olah raga.
  3. Jangan Foya2
    Steak ? pizza? karaoke ? resto ? fashion ? itu beberapa hal yang gak masuk dalam kamus saya, meski pernah traktir2 orang, itu semata karena memenuhi janji, adapun itu, jarang sekaleeeee. baju kebanyakan dari pemberian, selebihnya ngerampok dari sodara yang lebih tambun, kalau udah gak dia pake..
  4. Nabung sambil makelar barang
    ini bisnis yang paling simpel…. beli trus dijual lagi… syaratnya ya harus ada duit “nganggur”  dan betul2 memahami     barang yang mau dimakelarin sekaligus memahami pasarnya… sambil stay di forum2 jual beli fb, biasanya ada           penawaran langka.  pilih yang pasarannya bagus dan harga relatif stabil.
  5. Latih mental
    Maksudnya mental tahan godaan.. hehehe.. kurangi nimbrung sama kaum hedonis dan gadget freak, karena resiko   keracunan barang2 gokil pasti selalu ada.
  6. Terus belajar
    kalau ada waktu kosong, lakukan hal2 bermanfaat misalnya mempelajari hal2 baru, hal ini akan sangat berharga saat kesempatan/peluang lewat di depan mata, dengan bekal pengetahuan yang banyak, kita akan lebih siap menghadapi berbagai skenario bisnis dalam berbagi kesempatan
  7. Jujur dan komitmen.
    Dengan bersikap jujur, tingkat kepercayaan orang pasti bertambah. remember ya, the main capital in business is trust. komitmen juga bisa dalam hal2 sederhana, misalnya dalam urusan utang piutang. ini perkara sensitif pren, sekali kita kabur dari/mengabaikan kewajiban, siap2 aja masuk dalam “society check”= versi unofficialnya BI CHEK,.
  8. Jangan nyusahin diri sendiri
    Hidup memang harus ada target, tapi jangan terlalu muluk2, woless bray,, lakukan bila siap dan dengan hati gembira, jangan paksakan sesuatu (misalnya bangun rumah) tapi malah mengorbankan hal2 yang lebih penting misalnya susu anak, biaya kesehatan dll. saya pribadi banyak banget piutang ke saudara, teman dan kerabat, yang gak tahu kapan dibalikinnya, untung aja Tuhan selalu kasih job.. jadi masih bisa bayar internet tiap bulan yang nilainya 866ribu..hahahaha
  9. Jangan GENGSI
    ada pepatah bilang malu = lapar,. maksudnya malu ya gengsi.. bukan kemaluan.. itu mah, bakalan kena internet positif..wkwkwk.. waktu kuliah dulu, saya suka ikut teman bantu2 di acara nikahan buat angkat2 piring kotor. ampe pernah ibu2 nyeletuk, kok mau2nya, maklum dulu saya langsing dan ganteng..hahaha, angkat piring pake setelan gaul plus sepatu basket reebok.. kesannya jadi aneh.. . ya mau gimana, life must go on.. daripada di kost bengong kayak orang oon.. lumayan bisa dapat 50-100ribu..

Itulah rangkuman tips hidup, yang membuat saya bisa bertahan dan jarang ngutang…. itu bukan tips sukses (baca lagi judulnya), karena saya sendiri belum merasa sukses, perjalanan masih panjang brayy, cuyy,,cynn… sekian..

A :

Categories: opinion, Personal, Sosial Tags: ,

Cara berDonasi Ke Wikipedia selain lewat CC dan Paypal

April 25, 2014 Leave a comment

Informasi ini saya dapatkan dari admin FB page Wikipedia Indonesia. Mungkin bagi teman-teman yang tidak punya artikel untuk disumbangkan tapi  ingin berdonasi, bisa melalui rekening sbb: 

Atas nama: WIKIMEDIA INDONESIA
No rekening: 121-0005003813
Bank: Bank Mandiri, cabang Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, Indonesia
Bila telah melakukan transfer, mohon mengirimkan konfirmasi melalui email
info@wikimedia.or.id

Tidak ada kewajiban memang untuk melakukan donasi, tapi setidaknya bagi yang pernah, apalagi sering membaca artikel disana, 35 ribu (minimal) sudah sangat layak untuk disumbangkan demi membantu biaya operasional. Dampaknya jelas, terutama bagi dunia pengetahuan, dengan mendukung dunia pengetahuan setidaknya memudahkan pengguna internet mengakses informasi. dengan mudahnya informasi diakses, mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat, dengan pengetahuan yang cukup, akan membantu sesama dalam meningkatkan kualitas hidup.

saya pribadi merasa terdorong untuk berdonasi, karena banyak sekali pengetahuan yang saya dapatkan, terlepas dari akurat atau tidaknya informasi tersebut. lagipula pada artikel biasanya sudah di sertai daftartar pustaka maupun sumber asli informasi untuk mengkrosscek kebenarannya.

apabila terdapat kesalahan informasi, mohon dikoreksi.

Vacuumm…

December 21, 2011 8 comments

Ga ngepost, bukan berarti menghilang,,.. (hmm sesuatu banget).. lagi dilanda kegilaan dan musibah paceklik teknologi dan koneksi… be my friend. on facebook. :)………………………………………….

 

 

 

Categories: Personal

Testimonial untuk board ECS

August 10, 2011 Leave a comment

Sebenarnya saya sudah cukup lama tahu tentang produk ECS, dimulai dari jaman pentium3, namun pada awalnya saya masih kurang mengerti tentang kualitaas dan fitur serta keunggulan suatu brand. di daerah saya sendiri, board keluaran ECS sudah cukup terkenal, banyak Toko yang menggunakan board keluaran ECS pada paket penjualan PC kelas Value, menurut penuturan seorang teman yang bergelut dalam bisnis jual beli komputer, ECS memberikan harga yang cukup kompetitif dibanding board lainnya. disamping beberapa merek lokal, yang secara kasta, dan manajemen kualitas masih dibawah ECS.

Pengalaman selama ini mengatakan, bahwa ada sebuah kelemahan dibalik harga murah, begitu pula awal saya memandang produk keluaran ECS, namun semua persepsi saya terbantahkan oleh beberapa fakta yang saya temui dilapangan. dimulai dari saat mengunjungi warnet milik teman, yang saat itu ingin di chekkan karena kerusakan setelah melihat jeroan dalam, ternyata board yang digunakan adalah ECS, disinilah awalnya saya melihat bahwa PC yang beroperasi sepanjang hari dapat bertahan begitu lama. (PC yang saya periksa, umurnya sudah sekitar 6 tahun lebih) secara teknis, umur sebuah mother board, rata2  berkisar di angka 5 tahun.

pandangan saya pun perlahan berubah.  dan setelah saya amati, beberapa board ECS yang bermasalah, ternyata bukan dari kualitas prouduknya, dan lebih mengarah ke faktor human Error, dimana kebanyakan board ECS yang dipaketkan dalam sebuah pc rakitan, kebanyakan masih disandingkan dengan PSU abal2 bawaan casing,terang saja, kesadaran masyarakat akan PSU yang berkualitas masih rendah.

andaikan setiap orang sadar akan pentingnya PSU, pasti jumlah kerusakan akibat power failure akan berkurang. back to ECS, hingga saat ini, saya belum menemui masalah dari board ECS yang saya gunakan,, padahal, dalam sehari bisa terjadi 5 kali listrik down (jeglek) pada MCB, sebagai catatan saya hanya menggunakan PSU 400w (corsair pure), belum lagi pemakaian kadang bisa hingga 24 jam nonstop dan kondisi overclock ringan.

bukannya bermaksud promosi, ini hanya sebuah gambaran, bahwa, ‘dont judge a book by it’s cover’. secara kualitas, board ecs sudah setara dengan produk2 Gigabyte maupun asus, namun dibanderol dengan harga yang bersahabat.  ada sebuah pernyataan ECS di fan page, dimana mereka tidak bisa memberikan fitur2 seperti board yang lebih mahal, namun mereka menjamin kualitas dan ketahanan pada setiap produknya. yup, disinilah saya “menangkap” sebuah attitude sebuah vendor yang bersikap jujur dan tidak menggunakan taktik mengiming-imingi calon konsumen dengan fitur2 useless.misalnya  full solid capasitor,  yang dalam kenyataanya beberapa vendor kelas atas, ada yang menggunakan trik dengan kapasitor palsu yaitu kapasitor elektrolit biasa yang bertampang solid kapasitor untuk menjerat konsumen.

terlepas dari hal di atas, konsumen juga perlu realistis dalam memilih produk sesuai dengan peruntukan. jangan sampai menggunakan board kelas value untuk mengaplikasikan overclock kelas berat,,,,,,  atau membangun sebuah sistem yang tidak balance, maksudnya, menggunakan seabreg perangkat yang haus energi, tapi tidak mengimbangi dengan asupan daya yang cukup.

satu hal lagi yang meningkatkan Value dari board ini, yakni purna jual yang baik. board adik saya (ecs Gf8200) rusak pada saat 1 bulan menjelang garansinya (3 tahun) habis. kerusakan terletak pada sata controller pada chipset dan hanya dapat mendeteksi IDE. setelah dikirim ke servis pusat (samarinda-jakarta), akhirnya board selesai diperbaiki dalam waktu 3 minggu, masih bisa ditoleransi, mengingat tidak dikenakan biaya sepeser pun. hehehe.

bicara Value, ECS board  is a reliable option.  thank you..

(selipan) Sedikit Curhat..wkwkwkwk

April 7, 2011 2 comments

Beberapa minggu terkahir  saya memang  kurang aktif di internet, meski sebenarnya tidak putus koneksi total, namun banyak hal yang bisa dikatakan mengurangi nafsu bereksis ria, salah satu yang aktual adalah istirahat panjang paska resign dari tempat saya bekerja (cie ile)..

Sekarang posisi saya di sangatta dan yang saya benar2 enjoy terlepas dari rutinitas sebagai teknisi software yang sudah saya jalani hampir setahun  lebih tanpa libur panjang (ada libur, tapi paling banter 3 hari dan hanya 1 kali), sambil liburan, saya jalani sambil belajar Wireless-networking Plus ROUTING dan masih dalam fase “googling sana sini”

Story behind the “networking-penasaranholic”

awal masuk kuliah : melihat kos-kosan teman yang memiliki jaringan, terbesit rasa penasaran untuk mempelajari jaringan dan ingin mengimplementasikan juga di tempat saya ngontrak. pada saat bapak (orang tua saya) datang untuk membelikan laptop, tidak saya sia2-kan untuk meminta peralatan untuk belajar, pada saat itu saya membeli sebuah tang crimping dan cable tester.

Semester berikutnya : lama tersimpan dilemari, akhirnya tang crimping dan cable tester terpakai juga, setelah saya punya dana untuk membeli desktop switch 8 port D-link, saat itu harganya sekitar 240 ribu. langsung saja saya coba mengcrimp kabel dengan konektor rj 45 yang saya beli di Jl. Pramuka. awalanya saya uji coba dan setting IP adress (praktik dari buku) akhirnya berhasil, dan uji coba pertama saya tes dengan memainkan Counter strike antara laptop dan PC ,meski sebenarnya bisa saja dengan menggunakan Kabel Cross tanpa switch.

Next session : disebelah kontrakan adalah kost dan juga memiliki jaringan, saat itu saya berpikir, mungkin saja kedua switch bisa disambungkan, agar yakin, saya googling lagi dan teenyata memang bisa, begitu kiriman datang langsung saja saya dan adik saya membeli kabel utp merk TP link sepanjang 50 Meter (belinya 2000/mtr), waktu itu dana menggunakan Uang milik adik saya karena memang saya lagi bokek-tenan.hehehe (bahasa ngemix)..saya iming2i dengan janji bakal bisa bermain Dota dengan anak kost sebelah, akhirnya dia bersedia mengucurkan dana. 🙂

Hasil eksperimen : setelah dicoba, koneksi lancar jaya, dan akhirnya berhasil, kendala waktu itu memang ada, namun dapat segera teratasi, selama beberapa bulan, switch terpakai untuk bermain dota (paling tidak barangnya terpakai 🙂 )

Lama setelah itu, muncul niatan untuk belajar jaringan wireless, saya masih ingat sekali ketika pertama kali membeli laptop, saya bingung mengkoneksikan dengan jaringan wireless di kampus, karena pada saat membuka browser tidak konek sama sekali, meski status pada laptop sudah connected. saya tetap saja belum mengerti konfigurasi AP/wireless router karena belum ada alat untuk di gerayangi sebagai bahan praktek, samapai akhirnya saya bekerja, iseng2 saya utak utik WirelessRouter, dan mempelajari settingan didalam, dan proyek pertama yakni instalasi jaringan wireless di tempat baru dimana saya dipindahkan dari cabang utama.

berhasil? ya iyalah, meski awalnya gagal karena bingung dengan buku manual yang njlimet (sebenarnya simpel, namun proses mentranslasikannya yang bikin sedikit bingung),senang sudah pasti, karena rasa penasaran telah lenyap dari otak..hehehe

MikroTik RouterOS: awal niatan belajar mikrotik, saya beli RB 750 yang dijual oleh teman dari teman saya di facebook, dengan harga 550ribu, itupun awalnya tidak ada niat, namun karena saya pikir lumayan murah dari yang teman saya ceritakan (harga juta-jutaan) akhirnya saya putuskan untuk membeli (mumpung ada uang) setelah itu COD-an (janjian ketemu) akhirnya t.e.r.b.e.l.i, namun hasilnya??= bingung absolut, bagai orang buta masuk kedalam ruang teka-teki, googling pun kurang membantu.hmmm,, karena belum mampu menyerap ilmunya, akhirnya RB750 saya tinggalkan tergeletak dalam lemari, karena kurang paham, dan passion juga belum FULL untuk belajar.

Pada bulan februari kemarin, saya di infokan teman tentang pendaftaran training mikrotik yang akan di adakan di samarinda oleh Best Camp,(seperti yang sudah saya bahas di postingan sebelumnya), saya berpikir, memang lumayan mahal bagi karyawan dengan gaji pas-pasan seperti saya, untungnya orang tua bersedia memberikan dana, (fiuh),,  kapan lagi bisa belajar sambil berdiskusi dengan pakarnya..!!

Hasilnya ya lumayan, namanya juga basic, sampai saat ini, ada sedikit basic yang sudah saya implementasikan,dan yang paling penting saya bisa mengerti tentang konsep dari routing itu sendiri, dan kedepannya saya pengen sekali membangun jaringan RT/RW, dan point to point (long distance), dan saat ini hanya berharap ada uang sekarung berisi 100ribuan untuk membeli perangkat networking untuk mewujudkannya (mewujudkan keinginan untuk PRAKTEK ga pake “teori-wae”)…wkwkwkwk….just kidding…

yah itulah sedikit cerita belajar saya,,, dan demikianlah gambaran bagaimana cara saya agar “bisa”. boleh dibilang cara belajar paling tidak efisien, namun sebenarnya dari segi penetrasi ilmu,cara tersebut paling efektif dan tidak perlu nunggu (selama ada dana), meski akhirnya barang yang dibeli sebagian teronggok di lemari, paling tidak, sudah membuat saya mengerti,….dan tidak sedikit teman yang suda saya “tularkan”, meski dalam koridor EXPERT, pengetahuan saya masih terbilang CUPU (Culun Punya)… at least (lagi2 “paling tidak”), saya bukan bagian dari masyarakat gaptek Indonesia..hehehe.. saya tidak punya teman curhat, facebook bukan tembat yang baik, akhirnya saya tumpahkan disini…… dan ketika, RT/RW sudah jadi, I’ll be back with more post…

Categories: Personal

Logo baru – (Ga penting )

February 14, 2011 8 comments

Seperti newbie kebanyakan, mempercantik tampilan blog merupakan prioritas awal.. hehehe,, setelah beberapa saat yang lalu saya membuat logo V dalam bulatan berwarna merah, yang saya buat secara dadakan menggunakan paint, kali ini dengan menggabungkan logo wordpress dan logo sebelumnya, maka jadilah logo baru alavictor.wordpress.com yang saya buat lewat corel draw 12 di windows 7 64 bit (menjelaskan bahwa corel 12 masih kompatibel di windows 7 64bit 😀 ) :

hmmmm,  lumayan lah, daripada lumanyun… 😛

 

 

 

 

Categories: Personal