Archive

Archive for the ‘Fotografi’ Category

Mini Review Nikon D3100 oleh Newbee :P

June 4, 2011 17 comments

D3100

( review yang saya tuliskan di Bhinneka.com)

Ini kamera DSLR pertama saya, setelah browsing beberapa bulan dari “era” D3000 hingga dana terkumpul, akhirnya saya memutuskan meminang D3100 besutan nikon. sebenarnya angan2 ingin memiliki D7000 yang sudah memiliki fitur PRO, namun apa boleh buat, dana hanya sanggup untuk menebus kamera ini.

Kesan pertama, meskipun merupankan kamera DSLR nikon paling ringan, tetap saja terasa berat bagi yang upgrade dari kamera poket seperti saya. kamera ini terasa solid di tangan, ukurannya pun paling kecil dari semua DSLR  yang pernah saya lihat. hasil foto sangat baik , saya selalu menggunakan picture control VIVID pada shooting menu untuk mengambil gambar pemandangan,, hanya perlu waktu 1 minggu untuk memahami fungsi2 dasar DSLR dan konsep penggunaannya, dengan menu yang mudah dipahami dan GUIDE MODE warisan D3000 yang sangat edukatif bagi pemula seperti saya.

Menurut kenrockwell.com,  secara teknis kualitas gambar sama saja dengan kamera D3 series (Profesiaonal FX)  yang berharga 40 juta ke atas.. dan hanya kalah dalam segi fitur.

berikut beberapa kelebihan dan kekurangan D3100:

Kelebihan & fitur baru:

-Kualitas gambar yang baik, ditunjang oleh sensor 14Mp Cmos yang benar2 baru.

-Performa iso tinggi, dengan noise yang relatif rendah,

-Imaging prosesor terbaru (Expeed2) dari nikon

-ada dedicated switch dekat shutter release untuk memilih mode shooting (Single, Burst, timer, dan Quiet) jadi tidak perlu utak utik menu

-aktivasi Live view dengan lever model putar untuk menghindari aktivasi yang tidak disengaja karena tekanan tangan.

-Full HD 24fps movie recording, meski kualitas video agak geal-geol, setidaknya ini nilai plus untuk kamera dengan status ENTRY LEVEL. gambar lumayan jernih tapi efek jumpy akan muncul bila merekam dengan tangan ,.lebih baik menggunakan tripod.

-Support SDXC & EyeFi card.

-LENS kit bawaan (18-55 ED & VR) yang sudah terbukti ketajamannya.

Kekurangan:

-Tidak ada motor body , hanya bisa manual fokus pada lensa non motor,

-Tutup SD card terasa ringkih (tidak rapat) , terasa aneh saat digenggam.

-Tidak ada IR receiver, tidak bisa release shutter secara wireless menggunakan IR remote, hanya bisa menggunakan shutter release kabel.

-Ergonomis kurang mantap (opini),,  grip terasa kecil, lebih pas untuk tangan wanita.

– TIDAK ADA kabel data dan mini HDMI converter dalam paket penjualan,, padahal ini merupakan kelengkapan yang sudah selayaknya disertakan pada paket penjualan kamera seharga 5,5jt-an.

Kesimpulan : Soal kemampuan dan kualitas gambar = Excellente,  dan sudah sangat capable untuk foto2 objek berkecepatan tinggi seperti balap motor dsb,, soal fitur, ada yang beberapa fitur yang dihilangkan/dikurangi, namun fitur2 tersebut sebenarnya hanya sebagian kecil orang yang memahami/ menggunakannya… soal harga boleh dibilang Worth, terutama bagi yang mengutamakan hasil gambar (BUKAN VIDEO),  bagi yang pengen  “gaya2an fotografer pro”/show-OFF equipment, kamera ini kurang BESAR dan kurang “mahal” hehehehe….

Skill akan lebih terasah dengan menggunakan alat yang memiliki keterbatasan, peralatan yang mahal hanya memberi kemudahan. buat pemula yang masih ragu dalam memilih,saya sarankan tidak perlu pikir panjang, this is your camera…

Referensi :

Kenrockwell.com

snapsort.com

Imaging Resource

Punya sendiri. 🙂

Categories: Fotografi Tags: , , , ,