Home > Fotografi > Mini Review Nikon D3100 oleh Newbee :P

Mini Review Nikon D3100 oleh Newbee :P

D3100

( review yang saya tuliskan di Bhinneka.com)

Ini kamera DSLR pertama saya, setelah browsing beberapa bulan dari “era” D3000 hingga dana terkumpul, akhirnya saya memutuskan meminang D3100 besutan nikon. sebenarnya angan2 ingin memiliki D7000 yang sudah memiliki fitur PRO, namun apa boleh buat, dana hanya sanggup untuk menebus kamera ini.

Kesan pertama, meskipun merupankan kamera DSLR nikon paling ringan, tetap saja terasa berat bagi yang upgrade dari kamera poket seperti saya. kamera ini terasa solid di tangan, ukurannya pun paling kecil dari semua DSLR  yang pernah saya lihat. hasil foto sangat baik , saya selalu menggunakan picture control VIVID pada shooting menu untuk mengambil gambar pemandangan,, hanya perlu waktu 1 minggu untuk memahami fungsi2 dasar DSLR dan konsep penggunaannya, dengan menu yang mudah dipahami dan GUIDE MODE warisan D3000 yang sangat edukatif bagi pemula seperti saya.

Menurut kenrockwell.com,  secara teknis kualitas gambar sama saja dengan kamera D3 series (Profesiaonal FX)  yang berharga 40 juta ke atas.. dan hanya kalah dalam segi fitur.

berikut beberapa kelebihan dan kekurangan D3100:

Kelebihan & fitur baru:

-Kualitas gambar yang baik, ditunjang oleh sensor 14Mp Cmos yang benar2 baru.

-Performa iso tinggi, dengan noise yang relatif rendah,

-Imaging prosesor terbaru (Expeed2) dari nikon

-ada dedicated switch dekat shutter release untuk memilih mode shooting (Single, Burst, timer, dan Quiet) jadi tidak perlu utak utik menu

-aktivasi Live view dengan lever model putar untuk menghindari aktivasi yang tidak disengaja karena tekanan tangan.

-Full HD 24fps movie recording, meski kualitas video agak geal-geol, setidaknya ini nilai plus untuk kamera dengan status ENTRY LEVEL. gambar lumayan jernih tapi efek jumpy akan muncul bila merekam dengan tangan ,.lebih baik menggunakan tripod.

-Support SDXC & EyeFi card.

-LENS kit bawaan (18-55 ED & VR) yang sudah terbukti ketajamannya.

Kekurangan:

-Tidak ada motor body , hanya bisa manual fokus pada lensa non motor,

-Tutup SD card terasa ringkih (tidak rapat) , terasa aneh saat digenggam.

-Tidak ada IR receiver, tidak bisa release shutter secara wireless menggunakan IR remote, hanya bisa menggunakan shutter release kabel.

-Ergonomis kurang mantap (opini),,  grip terasa kecil, lebih pas untuk tangan wanita.

– TIDAK ADA kabel data dan mini HDMI converter dalam paket penjualan,, padahal ini merupakan kelengkapan yang sudah selayaknya disertakan pada paket penjualan kamera seharga 5,5jt-an.

Kesimpulan : Soal kemampuan dan kualitas gambar = Excellente,  dan sudah sangat capable untuk foto2 objek berkecepatan tinggi seperti balap motor dsb,, soal fitur, ada yang beberapa fitur yang dihilangkan/dikurangi, namun fitur2 tersebut sebenarnya hanya sebagian kecil orang yang memahami/ menggunakannya… soal harga boleh dibilang Worth, terutama bagi yang mengutamakan hasil gambar (BUKAN VIDEO),  bagi yang pengen  “gaya2an fotografer pro”/show-OFF equipment, kamera ini kurang BESAR dan kurang “mahal” hehehehe….

Skill akan lebih terasah dengan menggunakan alat yang memiliki keterbatasan, peralatan yang mahal hanya memberi kemudahan. buat pemula yang masih ragu dalam memilih,saya sarankan tidak perlu pikir panjang, this is your camera…

Referensi :

Kenrockwell.com

snapsort.com

Imaging Resource

Punya sendiri.🙂

Categories: Fotografi Tags: , , , ,
  1. June 7, 2011 at 9:42 am

    Wuichhh keren kameranya😛
    Nikon or Canon… Bagus mana ya ?

    • June 28, 2011 at 2:44 pm

      halo mbak,, lama tak jumpa.. ada kelebihan dan kekurangan (menurut para ahli, bukan saya lho) kembali ke selera masing2 aja,, diatas kertas, nikon lebih advance dalam soal kualitas gambar,, tapi semua kembali ke “tangan” yang memakai, hehehe

  2. June 25, 2011 at 2:37 pm

    thanks for your info… pls visit my photo gallery…

  3. dewi auliya
    August 27, 2011 at 1:06 am

    itu kameranya masnya belinya baru atau bekas???? masak g ada kabel datanya tho… truzs skalian ada tripodnya ndak??????/😀

    • September 1, 2011 at 5:15 pm

      Baru, tapi Non Alta, semua sudah di kros chek di kotak, dan memang kabel data dan HDMI statusnya sold separately alias dijual terpisah, bonus tripod takara , SD class4 card 4gb, Screen protector& UV vilter kenko,..tanpa bonus juga bisa, tapi bisanya hitungannya bakal lebih mahal kalau beli sendiri jadi lebih baik ambil paket yang ditawarkan. hehehe

  4. fais
    October 9, 2011 at 3:34 pm

    Mantapzx..

  5. August 27, 2012 at 2:12 am

    Mantappp

  6. revi
    October 9, 2012 at 8:15 am

    “Skill akan lebih terasah dengan menggunakan alat yang memiliki keterbatasan, peralatan yang mahal hanya memberi kemudahan. buat pemula yang masih ragu dalam memilih,saya sarankan tidak perlu pikir panjang, this is your camera…” nice quote. skrg fix deh mau beli D3100 aja. makasih yaa tulisannya lumayan membantu🙂

    • December 10, 2012 at 8:22 pm

      Iya gan,sama sama, saya juga banyak berguru dari online expert seperti om kenrockwell dan meramunya dengan logika.. hingga D3200 rilis pun D3100 masih terhitung superb,…😉

  7. Eva
    January 10, 2013 at 7:13 am

    tks atas tulisannya sangat membantu kebetulan sy kemarin baru beli kamera tersebut dengan harga 5.250.000 plus bonus tas. hampir saja sy protes krn sy tdk menemukan kabel data didalamnya padahal dibuku panduannya disebutkan adanya kabel tersebut. krn sy awam dlm hal memotret jd kemaren sempt mencoba namun gambar yg dihasilkan tdk maksimal ( object yg mau dishoot agak blur sedangkan gambar dibelakangnya terang ).

    • February 7, 2013 at 5:15 pm

      tipsnya, ubah focusingnya ke single point, pilih yang tengah, kunci fokus lalu tekan tombol af-lock dengan jempol, sambil menahan lock dan aflock, tentukan frame yang akan di ambil lalu shoot…😉

  8. ryan
    March 21, 2013 at 9:48 am

    makasih gan atas petunjukNya,,,,,g perlu pikir panjang lgi besok langsung beli nikon d3100,,,heeee

    • March 21, 2013 at 3:20 pm

      sama2 gan… sebenarnya generasi penerusnya sudah ada yakni D3200, namun dengan selisih lumayan jauh, dengan kualitas image yang setara, D3100 masih worth untuk dipertimbangkan.😉

  9. boim
    February 2, 2014 at 9:43 am

    kenapa D3100 tidak ada IR nya…. padahal era sebelumnya D3000 ada IR nya. Sehingga saya pasang dgn baterai grip, sdh tdk perlu lagi kabel penghubung.

    • February 8, 2014 at 7:40 am

      IMO, Kemungkinan ini semacam diferensiasi dari nikon agar konsumen membeli tipe yang lebih tinggi,karena kamera sekarang dengan tipe terendah pun, kualitas gambar sudah sangat baik…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: