ngecek blog…

April 21, 2016 Leave a comment

Gak terasa blog ini udah setahun lebih saya tinggalkan, terakhir ngepost setahun yang lalu.. wkkwwkwk…  mohon maaf bagi pembaca yang reply-nya saya belum sempat balas.. dikarenakan kesibukan saya sehari2 mengurus bisnis dan keluarga, blog ini sebenarnya hanya sekedar mendokumentasikan pengalaman dan berbagi kepada orang2 yang mungkin membutuhkan informasi diluar sana, bukan sebagai sarana konsultasi, karena saya merasa kurang berkompeten di bidang tersebut. bila memerlukan bantuan, saya rekomendasikan untuk bergabung di grup FB “Jagat Konsultasi dan pembahasan Komputer” monggo di search

Sekali lagi mohon maaf.. terima kasih.

Categories: Personal

8 Bulan menggunakan Printer Brother MFC J5910DW (REVIEW in Bahasa Indonesia)

March 3, 2015 7 comments

137721

Saat ini saya memiliki usaha kecil2an, dimana jasa cetak mencetak dokumen adalah salah satu layanan dari usaha yang saya tekuni sekarang. Pemilihan printer tentunya menjadi hal yang cukup hati2 saya lakukan saat merintis usaha saya pertama kali, dimulai dengan menentukan spek sesuai kebutuhan dan pertimbangan2 lain.

Seperti biasa, proses seleksi awal dimulai dengan Internet research alias googling. dimulai dengan membuka forum, dan review2 pengguna di beberapa group facebook. semuanya saya lakukan terus selama 1 minggu (tidak setiap saat tentunya), hanya untuk mendapatkan printer yang sesuai dengan kebutuhan.

Setelah browsing sana sini, saya akhirnya fokus pada merek Brother, sayangnya model yang banyak di review oleh orang2 sudah discontinue, saat mencari2 di situsnya saya akhirnya menemukan printer yang sesuai dengan kriteria yang saya cari yaitu brother MFC J5910DW. apa saja Fitur2nya?

1. A3 Support. meski untuk scan masih terbatas untuk ukuran A4 (flatbed ), dengan harga 3,4 jt, sudah tergolong murah untuk printer multi fungsi yang bisa ngeprint ukuran A3

2. MFC alias Multi Function Printer. Bisa Foto copy,scan, fax. mantafff, tempat saya lumayan berada di pinggiran, dan akses ke copy center cukup jauh, tidak jarang orang datang fotocopy dokumen meskti tarifnya sama dengan cetak hitam putih.
Printer ini juga sudah menggunakan ADF alias Auto Document Feeder, sangat memudahkan bila mencetak/scan dalam jumlah banyak.

3. Koneksi bisa melalui Wifi/LAN ,Bisa sharing tanpa melalui perangkat tambahan maupun PC. dengan koneksi wireless/LAN, printer bisa diletakkan dimana saja selama dalam jangkauan jaringan.

4. Touchscreen LCD display, Memory crad & USB input memudahkan untuk maintenance ataupun mencetak foto tanpa harus menggunakan komputer,

5. Infus internal, Yup, sekilas printer ini terlihat seperti printer non infus karena tidak terlihat tabung penampungan tinta, namun bila di bongkar akan terlihat selang  menuju head seperti layaknya printer infus,  bedanya, printer ini menggunakan katrid sebagai penampungan tinta, dan belum mengaplikasikan sistem tangki.

6 Duplex printing, alias print bolak balik, setelah printer mencetak 1 sisi, kertas kemudian ditarik secara otomatis kembali untuk di cetak di sisi lainnya. GOKILLL…

Bagaimana setelah 8 Bulan ? kenapa merk Brother?
Still going strong!! alias lancar jayaa… sesekali cetakan hitam bergaris bila tidak dipakai beberapa hari setelah mencetak dalam jumlah banyak, namun dalam 1-2 kali cleaning akan normal kembali. Brother memang merk yang masih agak asing bagi pengguna awam, dan mungkin tidak sedikit yang meragukannya, saya pun agak ragu, karena baik saya maupun teman2, belum ada yg punya pengalaman dengan merek ini, jadi let’s give it a try.

Tabung pembuangan?
Tabung pembuangan sebenarnya sudah ada didalam printer, berbentuk seperti gelas kotak, bisa saja dikeluarkan bila ingin mempermudah proses pembersihan, seperti yang saya lakukan di printer saya.

Modifikasi?
Yang saya lakukan hanya mengeluarkan tabung pembuangan, dan mengganti catridge dengan catridge isi ulang. proses mengganti catridgenya pun sangat mudah, hanya dengan melepas tutup catridge (karena katrid memanjang keluar), lalu memasang ganjal untuk sensor, agar dideteksi tertutup oleh printer (banyak tutorialnya di youtube).

Tabung pembuangan internal diletakkan diluar

Tabung pembuangan internal diletakkan diluar

catridge refill terpasang

catridge refill terpasang

Hal-hal yang saya suka dari printer ini :
– Katrid hanya sebatas tempat tinta, tidak ada embel2 chip, head, maupun komponen elektronik lainnya. sistem infus juga belum pernah kejadian masuk angin parah seperti yang terjadi pada canon/HP modifan.
– Sangat jarang error, kebanyakan bisa diatasi dengan memati-nyalakan printer. error yang paling sering ya paling2 paper jam.
– Scanning cukup cepat di resolusi 200dpi, skenario bisa bervariasi, scan ke komputer, To media (MMC/Flashdisk) to OCR, via Network, To EMAIL, To IMAGE, lebih komplit dibanding scan stand alone alias scan ‘doank’..
-ngeprint dokumen cukup cepat dan continuous , saat dokumen pertama masih di cetak, paper feeder langsung narik kertas berikutnya tanpa menunggu dokumen sebelumnya selesai di keluarkan, jadi proses cetak antar halaman minim delay.
– Meski harga printer relatif murah, tapi printer ini sudah termasuk Proffesional series, alias penggunaan dengan kapasitas cetak diatas rata2..  ya semoga saja tangguh untuk masa2 mendatang..hehehe

Hal-hal yang saya TIDAK suka dari printer ini :
– paper feeder sistem tray, seperti model loyang dengan plastik abs yang agak tipis, dengan tumpukan kertas A3 yang berat, paper tray terasa ringkih,
– Resolusi foto terbilang biasa aja, malah menurut saya masih  bagusan IP1000 jadul, tapi masih acceptable.
– sudah itu aja. wkkwwkk

Fitur lainnya :
berdasarkan informasi yang saya baca di situs resminya, printer ini juga bisa langsung mencetak dari smartphone via AirPrint™, Google Cloud Print™, Brother™ iPrint & Scan dan Cortado Workplace.
Urusan networking juga sudah support IPv6

Informasi lain :
– saya pernah mencetak 300 amplop, dan tidak ada kendala berarti, mekanisme penarik kertas bekerja cukup baik.
– Proses pembongkaran tidak begitu rumit seperti yang kebanyakan digambarkan orang2 tentang brother.

Siip dah…bagi yang ingin membeli printer ini, menurut saya sangat recomended terutama untuk kebutuhan cetak yang tinggi seperti jasa mencetak ataupun kebutuhan kantor. tidak perlu pc atau print server dalam urusan sharing.
untuk penggunaan yang jarang (occasionally use) harga 3,4 juta tentu sangat mahal,  silahkan dikunyah2 informasi dari saya….

Pensiun pake canon, sekarang beralih ke Brother & (rencana) EPSON, BROOO…

March 3, 2015 Leave a comment

Printer canon boleh diakui sebagai printer yang cukup populer dikalangan home user, penjualan yang masif dan harga unit yang relatif murah, menjadikan printer canon sebagai satu merek yang tidak asing di temui di setiap pengguna rumahan maupun kantoran.

sayangnya menurut penuturan teman2 dan pengalaman saya sendiri, printer merek canon mengalami penurunan kualitas, terutama pada head di catrid nya (yang mahal itu, sekali lagi, MAHALLL). Padahal, jaman ip1000 dulu, yang saya pakai kuliah, printer canon cukup bandel dan jarang rewel, asal dirawat dengan baik. sayangnya, ip1000 adalah printer “murah” terakhir canon yang menggunakan konfigurasi tabung dan head terpisah. padahal dengan konfigurasi tersebut, harga catridge sangatlah murah, jaman dulu yang original hanya sekitar 50rb dan yang 3rd party macam dataprint bisa ditebus dengan 20ribu saja di fotokopi dekat kampus, itupun bisa dimodifikasi maupun diisi ulang dengan diteteskan.

konfigurasi katrid yang menyatu dengan head dengan tambahan chip, menurut saya  sangat tidak ekonomis. dimana harga katrid bisa 50% dari harga printer. ditambah lagi dengan kualitas head yang tidak sebaik printer canon terdahulu. di sisi lain langkah EPSON yang menggunakan infus (CISS ; continuous ink supply system) sudah tepat, karena kebutuhan akan biaya cetak yang murah sangat besar, bisa dilihat dengan tingkat penggunaan printer infus yang cukup tinggi.

Bagaimana dengan HP ?, merek ini justru sudah masuk blacklist saya paling awal sebelum canon. dengan alasan yang sama terhadap canon sekarang. Printer pertama saya adalah HP 656 , printer yang bongsor, bising, menggetarkan meja, susah di isi ulang (jaman dulu, belum ada infus2an macam sekarang) , dan catridge-nya muahall, tahun 2001 harganya 250rb.. luar biasa mengejutkan, karena saat itu nasi sepiring cuma 3000 di warteg, 250rb is pretty damn expensive!!.. . sekarang memang sudah murah, bahkan menyentuh angka 80 rb, tapi hanya untuk jenis tertentu, dan yang paling suck, HP menggunakan sistem ‘kadaluarsa’ alias expired dibeberapa jenis katrid. buat orang kaya yang bingung duitnya mau diapain, silahkan beli printer HP.

Saat ini saya menggunakan printer brother MFC J5910DW, pertimbangannya cukup banyak, hingga saya beralih menggunakan printer ini, yang paling utama adalah, printer ini merupakan printer A3 termurah dengan fitur yang cukup lengkap, andai epson bisa memberi harga di rentang yang sama, kemungkinan saya akan menggunakan merek Epson. sayangnya, harga epson A3 paling murah yang tersedia di toko sekitar 5,5jt.  Untuk pengalaman menggunakan printer brother MFC J5910DW, akan saya bahas di postingan berikutnya.

Keyboard wireless tidak terdeteksi?

February 28, 2015 Leave a comment

Bagi yang sedang googling tentang masalah ini, dan kebetulan nyangkut di blog saya, ini ada sedikit tips bagi yang sudah ganti baterai tapi keyboardnya masih tidak berfungsi :

1. cabut baterai
2. Ketik apa saja selama 15 detik untuk mengosongkan kapasitor,
3. pasang kembali baterai,
4. kalau sudah berfungsi, selamat #handshake
5. Kalau masih gak bisa, silahkan lanjut googling sapa tahu ketemu solusinya di blog/situs sebelah..wkkwkwkaboooorr…

Console atau PC ??

February 28, 2015 Leave a comment

Kita bicara platform untuk bermain game, terlepas dari fitur2 lain yang ditawarkan oleh kedua jenis sistem, Biar tidak terjadi kerancuan, saya jelasin kalau bicara Console definisinya mengarah ke suatu sistem yang hardwarenya terstandarisasi dan PC mengarah ke sistem yang tertanam pada banyak kombinasi hardware, jadi boleh dibilang psp vs android juga masih dalam satu konteks dengan perbandingan diatas.

Ini pertanyaan classic dan sering memicu argumen antar fansboy..  buat saya, console maupun pc memiliki kelebihan dan kekurangan masing2.. dengan hardware yang secara basic sama persis antara satu dengan yang lain, jelas, console merupakan sistem gaming yang anti ribet dan tidak mengenal yang namanya masalah kompabilitas, dan minimum requirement (spek kebutuhan minimum).

di sisi lain, PC lebih leluasa dalam hal kustomisasi (kutak-kutik-able), baik secara software maupun hardware, hal tersebut sekaligus menimbulkan potensi masalah (kekurangan), karena dengan beragam jenis hardware pastinya akan ada masalah kompabilitas dengan hardware maupun OS.

Agar suatu software dapat berjalan pada banyak hardware, pada PC terdapat HAL alias hardware abstraction layer, apa itu HAL? googling aja sendiri,…kalau buat saya, HAL itu semacam protokol antara program dan hardware, jadi software tidak perlu di program untuk hardware tertentu. ibaratnya hardware dan software itu seperti orang Thailand dan Indonesia yang berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris, dimana bahasa inggris disini sebagai HAL. meski analoginya kurang tepat, tapi ya kira2 seperti itu.. HAL ini lah yang menyebabkan kinerja PC tidak se efisien console…

PC dan console memang sama2  sistem komputer, namun ekosistemnya berbeda,… buat saya, dari segi fungsionalitas, jelas PC lebih  juara, Console menang dalam hal ke-praktisan (anti ribet)… untuk judul games juga tidak ada yang lebih superior, masing2 punya exclusive title.. paling asik ya punya dua2nya, pengen main dota2, nyalain kompi, pengen main The last of us, tinggal nyalain PS….namun bila dana terbatas, PC lah jawabannya… bisa main game, ngeblog, coding, convert lagu, setting2 perangkat, dll….

kalau masih kurang puas atau ada yang mau di koreksi, silahkan komentar, saya juga takut nantinya dianggap menyesatkan orang..hahahaha

kenapa saya males nge-root android??

February 28, 2015 Leave a comment

Sudah tahun 2015 masih banyak yang gak tahu root itu apa.. singkatnya Root itu kita punya hak akses administrator, kalau sudah punya wewenang admin kita bisa otak atik file sistem, kenapa hampir semua HP tidak di root dari pabrik? alasannya jelas, dengan pembatasan hak akses, hp kita relatif aman dari virus dan ketidak stabilan sistem.

Nge-root itu gampang brow and sist, tutorial banyak, apalagi kalau ngerti bahasa inggris.. tinggal buka forum XDA Developer… belajar 5 menit, trus download bahan2 yg diperlukan,,  selanjutnya tinggal ikuti langkah2nya…

Dengan banyaknya aplikasi yang membutuhkan ROOTING, pasti ada saja teman minta di-root kan,, padahal, dengan hak akses administrator, seharusnya user memiliki sedikit pengetahuan teknis, agar bisa mengantisipasi saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. tapi, kalau ngeroot yang gampang saja gak ngerti, gimana caranya mau menghandle saat terjadi sesuatu sama handset? pasti TUKANG ROOT-nya yang dicari2.

Rooting android bisa dilakukan dengan beberapa metode, misalnya flashing ataupun dengan aplikasi yang memanfaatkan exploit seperti framaroot  & e-root. kondisi UNROOT alias bawaan pabrik itu jelas cocok untuk yang cuma tahu make, kondisi root kurang ideal dengan pemakai2 gaptek, karena bila sistem sudah terganggu, maka fungsi handset juga kurang maksimal, error dikit, lagi2 TUKANG ROOT-nya yang di cari.

alasan lainnya, nge-root hp juga lumayan beresiko, apa bila kita ceroboh (baterai tidak full, kabel kesenggol saat flashing, dll), bisa2 handset jadi error, mulai dari bootloop, soft brick maupun hard bricked, untuk itu recovery semacam CWM wajib buat jaga2 bila terjadi bootloop..  tapi bila sudah hard bricked ya wassalam… itulah sebabnya semua tutorial mod selalu disertai embel2 “DWYOR” alias Do it With Your Own Risk, alias resiko ditanggung pemirsa…wkwkwk… kalau pak Sutan Bathoegana bilang nge-root itu “ngeri2 sedap”..

Kondisi root sebenarnya tidak mendatangkan masalah berarti, hanya saja untuk faktor keamanan sistem, jelas lebih rentan, meskipun setiap tindakan oleh aplikasi harus melalui persetujuan SU, alias super user, malware maupun bug pada software akan selalu menjadi ancaman..

Kegiatan sekarang (bonus tips)

February 21, 2015 Leave a comment

Blog ini sempat mati suri beberapa bulan.. mental sempat drop, karena berbagai masalah (cie ilee), akhirnya muncul lagi menuangkan tulisan di blog techno gaje…hahahaha. buat teman2 yang gak sengaja nemu blog-ku dan kepo instinct nya “kicks in” , here my answer for your unasked question.. LOL
Q : Apa kegiatan sekarang?
A : Lagi cari duit pastinya,, di kios kecil depan rumah
Q : kok gak kerja ?
A : Males…
Q : dapat berapa sebulan?
A : Lumayan lah, jumlahnya variatif, cukup buat kebutuhan seorang bujang yang masih numpang di rumah ortu..wkwkwk
Q : ngapain bikin postingan beginian? gak penting banget..
A : ini blog beta, ya suka..suka beta.. kwwkwkwk..
Q : Blognya kok ndak jelas?
A : yah namanya juga blog iseng2, anggap aja TPA buat semua hal2 yang numpuk dikepala..
Q : ndak ada rencana mau cari kerja ?
A : Tunggu ada cocok di hati dan lebih profitable dari yang sekarang (secara tangible & intangible),
Q : kok nunggu? kejar bola dong
A : saya gak terlalu niat ke arah sana, lebih nyaman jadi bos,.. yang marahin cuma pelanggan. kalau jadi karyawan, yang        marahin kiri, kanan, atas bawah, depan, belakang..hahaha, intinya saya gak suka dimarah-marahin, apalagi bukan saya yang salah.
Q : kapan kawin?
A : krik…krik…krikk.. (suara jangkrik)

Ahhh sudahlah.. langsung aja ke TIPS = bagaimana caranya supaya duit selalu cukup :

  1. Do it your self (Lakukan sendiri )
    Belajar untuk melakukan banyak hal untuk mengurangi budget tuk membayar  jasa orang lain :
    contoh : masak masak sendiri.. cuci baju sendiri.. (jadi nyanyi dagh).. yup jadi ga ke resto atau laundry
  2. Investasi alat/perkakas
    Untuk bisa melakukan sesuatu, kadang diperlukan alat.. bongkar elektronik butuh obeng, prytool dll.. so, ga ada ruginya kalau kita mengalokasikan anggaran untuk belanja perkakas, cepat atau lambat pasti kepake.
    contoh simple : ngecor walk way adalah pekerjaan yang mudah, ketimbang bayar tukang (100-200 ribu sehari) mendingan beli alatnya, ngecornya anggap aja olah raga.
  3. Jangan Foya2
    Steak ? pizza? karaoke ? resto ? fashion ? itu beberapa hal yang gak masuk dalam kamus saya, meski pernah traktir2 orang, itu semata karena memenuhi janji, adapun itu, jarang sekaleeeee. baju kebanyakan dari pemberian, selebihnya ngerampok dari sodara yang lebih tambun, kalau udah gak dia pake..
  4. Nabung sambil makelar barang
    ini bisnis yang paling simpel…. beli trus dijual lagi… syaratnya ya harus ada duit “nganggur”  dan betul2 memahami     barang yang mau dimakelarin sekaligus memahami pasarnya… sambil stay di forum2 jual beli fb, biasanya ada           penawaran langka.  pilih yang pasarannya bagus dan harga relatif stabil.
  5. Latih mental
    Maksudnya mental tahan godaan.. hehehe.. kurangi nimbrung sama kaum hedonis dan gadget freak, karena resiko   keracunan barang2 gokil pasti selalu ada.
  6. Terus belajar
    kalau ada waktu kosong, lakukan hal2 bermanfaat misalnya mempelajari hal2 baru, hal ini akan sangat berharga saat kesempatan/peluang lewat di depan mata, dengan bekal pengetahuan yang banyak, kita akan lebih siap menghadapi berbagai skenario bisnis dalam berbagi kesempatan
  7. Jujur dan komitmen.
    Dengan bersikap jujur, tingkat kepercayaan orang pasti bertambah. remember ya, the main capital in business is trust. komitmen juga bisa dalam hal2 sederhana, misalnya dalam urusan utang piutang. ini perkara sensitif pren, sekali kita kabur dari/mengabaikan kewajiban, siap2 aja masuk dalam “society check”= versi unofficialnya BI CHEK,.
  8. Jangan nyusahin diri sendiri
    Hidup memang harus ada target, tapi jangan terlalu muluk2, woless bray,, lakukan bila siap dan dengan hati gembira, jangan paksakan sesuatu (misalnya bangun rumah) tapi malah mengorbankan hal2 yang lebih penting misalnya susu anak, biaya kesehatan dll. saya pribadi banyak banget piutang ke saudara, teman dan kerabat, yang gak tahu kapan dibalikinnya, untung aja Tuhan selalu kasih job.. jadi masih bisa bayar internet tiap bulan yang nilainya 866ribu..hahahaha
  9. Jangan GENGSI
    ada pepatah bilang malu = lapar,. maksudnya malu ya gengsi.. bukan kemaluan.. itu mah, bakalan kena internet positif..wkwkwk.. waktu kuliah dulu, saya suka ikut teman bantu2 di acara nikahan buat angkat2 piring kotor. ampe pernah ibu2 nyeletuk, kok mau2nya, maklum dulu saya langsing dan ganteng..hahaha, angkat piring pake setelan gaul plus sepatu basket reebok.. kesannya jadi aneh.. . ya mau gimana, life must go on.. daripada di kost bengong kayak orang oon.. lumayan bisa dapat 50-100ribu..

Itulah rangkuman tips hidup, yang membuat saya bisa bertahan dan jarang ngutang…. itu bukan tips sukses (baca lagi judulnya), karena saya sendiri belum merasa sukses, perjalanan masih panjang brayy, cuyy,,cynn… sekian..

A :

Categories: opinion, Personal, Sosial Tags: ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.